Sabtu, 12 Mei 2012

Misteri Gunung Salak

Sukhoi dan Misteri Gunung Salak
Tulisan ini berkaitan dengan jatuhnya Pesawat Sukhoi jatuh di Gunung Salak, Bogor, setelah hilang kontak. Adakah penyebabnya terkait dengan keangkeran lokasi? Cerita mistis kawasan Gunung Salak yang menelan korban pesawat dan pendaki pun sudah bukan rahasia umum.

Masih ingatkah Anda dengan hilangnya tujuh siswa STM Pembangunan, Jakarta Timur pada April 1987 lalu? ya, mereka ditemukan tewas di kawasan gunung itu. Mereka terperosok ke jurang di Curug Orok yang memiliki kedalaman sekitar 400 meter di punggung gunung.

Gunung Salak memang indah namun memiliki jalur yang cukup sulit dengan medan hutan yang rapat. Memang tidak jarang pendaki yang menjelajahi gunung tersebut. Tapi dari cerita yang beredar, kebanyakan mereka hilang atau tidak kembali lagi.

Di wilayah sekitar Halimun Bogor dan sekitarnya ada benteng-benteng milik Prabu Siliwangi yang tak kelihatan, pusat kerajaan ada di Gunung Salak, sebenarnya ini sudah menjadi rahasia umum. Catatan sejarah soal Kerajaan Siliwangi pasca kehancurannya setelah diserang Kesultanan Banten pada tahun 1620-an.

Adalah catatatan pertama kali dari Scipio yang melakukan ekspedisi sekitar tahun 1687 mencatat ada ratusan macan gembong atau harimau bertempat tinggal di sebuah bangunan dekat Kebun Raya Bogor sekarang, selain itu ditemukan rawa yang berisi badak di sekitar Sawangan, dinamakan Rawa Badak dimana di ujung Rawa Badak ditemukan juga situs parit dan bekas tembok keraton yang dijadikan sarang macan, sekarang sarang macan ini dikenal pertigaan beringin di Sawangan. Selain catatan-catatan arkeologi, ada catatan mistis tentang segitiga Bogor.

Ada kecenderungan suatu pola dimana pesawat jatuh di tempat yang sama, di tahun 1966 helikopter yang ditumpangi Laksamana RE Martadinata jatuh, sampai sekarang penyebabnya tidak ketahuan. Lalu banyak pesawat jatuh di sekitar lokasi yang sama sekitar gunung salak dan gunung halimun.

Ada tiga gunung yang dianggap angker di masa Mataram Sultan Agung, pertama Gunung Merapi, Kedua Gunung Slamet dan Ketiga Gunung Halimun, diantara ketiganya Gunung Halimun-lah yang dianggap paling angker karena memiliki misteri luar biasa. Sampai saat ini banyak peristiwa jatuhnya pesawat di sekitar segitiga Gunung Halimun-Gunung Salak-Gunung Gede.

Daya energi ketiga gunung itu ada di Istana Cipanas, sekitar gedung yang dibangun Bung Karno namanya Gedung Bentol, tempat dimana Bung Karno selalu bermeditasi sejak dia menempati Istana Merdeka di tahun 1949. Di belakang Gedung Bentol ada sumber air panas, yang merupakan energi dari Siliwangi.

Dilamarnya Puteri Dyah Pitaloka yang kecantikannya serupa bidadari dan mewariskan kecantikan yang bisa dilihat pada gadis-gadis Bandung, Cianjur dan Sumedang sekarang ini adalah rahasia ‘Wahyu Nusantara’ yang dimiliki kerajaan Pajajaran, dimana Gadjah Mada ingin memilikinya “Siapa yang menguasai Wahyu Nusantara dia akan menguasai Indonesia’.

Penguasaan wahyu nusantara ini menimbulkan konflik antara Hayam Wuruk yang berpendapat bahwa wahyu itu bisa diambil dengan cara Ken Arok yaitu menikahi puteri sang Raja, di satu sisi wahyu bisa diambil dengan cara menaklukkan Pajajaran dan membangun kerajaan Majapahit Barat di Pakuan.

Tanpa disengaja menurut kepercayaan banyak orang Bung Karno mengawini puteri Bandung yaitu : Inggit Garnasih yang ditengarai masih keturunan Raja Siliwangi dimana wahyu Nusantara bersemayam di tubuh Inggit Garnasih, dan Bung Karno keturunan langsung Brawijaya V mengobarkan semangat Nusantara bermula di Bandung pada rapat politik Radicale Concentratie di Bandung tahun 1922.

Bandung adalah kota terakhir dimana Prabu Linggabuana menyucikan diri di danau Bandung sebelum berangkat ke Majapahit dan kelak beristirahat di Pesanggrahan Bubat dimana kemudian datang Gadjah Mada dan terjadilah insiden pembunuhan dan pembantaian besar-besaran rombongan Pajajaran.

Sisa-sisa dari Laskar Perang Bubat melarikan diri ke Gunung Salak, sementara sisa-sisa dari punggawa Siliwangi yang diserang Banten lari ke Gunung Halimun. Tempat dimana seringnya pesawat menghilang, ini mirip dengan segitiga Bermuda dan segitiga formosa.

Gunung Halimun dan Gunung salak ini mirip Gunung Lawu yang disucikan Majapahit, tak boleh ada yang melintasi diatasnya, burungpun bisa mati bila melewati satu titik tanah yang sakral.

Dari cerita diatas, adakah hubungannya dengan kejatuhan pesawat Sukhoi yang terkena medan magnetis Gunung Halimun-Salak-Gede? Terlebih dikatakan kondisi pesawat Sukhoi dalam keadaan prima dan merupakan pesawat terbaik milik Rusia.

Mengamati "dakwah kesesatan" Su Ju (super junior)

Mengamati "Syiar" Super Junior


Oleh: Abdullah Shiddiq

Sebenarnya, bisa dikatakan wajar, para remaja sekarang sangat menggandrungi Super Junior. Lihat saja bagaimana Super Junior serius dalam menghibur para penonton, teliti dalam mengkonsep, tak kenal lelah dalam berkarya.

Ingin mengatakan kalo remaja kita sangat labil? Kayaknya nggak juga. Banyak juga kok remaja yang cerdas, rajin, dan sudah banyak berkarya juga menjadi ELF (Ever Lasting Friend, sebutan untuk penggemar setia Super Junior). Bahkan isunya banyak juga jilbaber yang cukup rajin mengoleksi karya mereka. Walaupun mungkin jumlahnya sedikit dan mungkin mereka itu kurang rajin ngajinya :P .

Ingin mengatakan Super Junior itu gak mutu, banci, lipsync, lebay? Toh mereka banyak menyabet gelar-gelar penghargaan di dunia hiburan, musik, dan lain-lain. Banyak menjadi icon bahkan dalam produk-produk skala internasional. Menjadi duta di bidang-bidang penting. Dipercaya bahkan oleh pemerintah Korea Selatan untuk kontribusi dalam even-even besar Negara.

1. Performansi dan Kualitas

Tak diragukan lagi performansi mereka yang wah. Terlihat dari lantunan lagu, kekuatan vokal, skill menari, dan lain-lain. Tidak kalah juga kekompakan mereka yang semakin membuat para penonton betah untuk mengikuti perkembangan group ini.

Tentu saja hal-hal tersebut bukannya diperoleh dengan latihan sebulan dua bulan. Bahkan konon katanya mereka dilatih semenjak masih berusia belia. Dalam waktu pelatihan hingga menjadi suatu group boyband yang terkenal hingga sekarang sudah tidak terbayang lagi "cucuran keringat" yang telah dikeluarkan. Kerja keras dan kedisiplinan yang tidak terlihat kecuali setelah bertahun-tahun lewat. Godaan untuk putus asa akan terus ada. Tapi Super Junior mampu melewatinya.

Lebih dari itu, juga dikabarkan dalam proses maintenancenya, para personel didisiplinkan untuk menjaga berat badan, makanan, hiburan, jadwal istirahat, dan lain-lain. Mendengarnya saja mungkin kita sudah stress. Juga untuk menjaga kesetiaan fans, tak heran berlaku larangan untuk menjalin hubungan pacaran kepada setiap personelnya.


SuJu in action

2. Membaca Objek Pasar

Pada awal munculnya Super Junior, ada 13 personil di dalamnya. Dari 13 itu bukan lah personil dengan tipekal yang mirip. Ada jenis personel yang gagah perkasa, ada yang agak feminin, ada yang cool, ada yang banyak omong, ada yang jenaka, dan lain-lain. Dengan bermacam-macamnya kriteria tersebut, dapat dipastikan memperoleh fans lebih banyak ketimbang satu artis vokal solo.

Terlebih lagi, dengan banyaknya personil, akan terbentuk kelompok-kelompok fans yang saling mem-flame (menghina kelompok fans tertentu lewat idola nya ataufans-nya). Dari situ, justru akan semakin menguatkan kecintaan pada idolanya masing-masing, seperti kita lihat difans sepak bola atau fans aliran musik.

Begitu hebatnya mereka membaca ketertarikan pasar. Penulis yakin, untuk membuat group Super Junior ini, pihak pendirinya terlebih dahulu membuat suatu studi yang mendalam untuk membaca pasar. Hal-hal seperti analisis segmentation, targeting, positioning sudah lumrah untuk menunjukan keseriusan dalam pemasaran.

Pada intinya, mereka sangat serius dalam membaca pasar. Semua hal-hal yang mereka lakukan bukanlah sesuatu yang baik atau keren atau indah menurut mereka saja, tetapi juga berupaya untuk mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan, dibutuhkan, dan disetiai oleh pasar.

3. Inovatif dan Dinamis

Seberhasil apapun suatu produk, apabila tidak ada inovasi, akan ditinggalkan oleh pasarnya. Hal ini yang penulis lihat dipegang kuat oleh manajemen Super Junior. Lihat saja cara berpakaian mereka, gaya rambut, genre music, dan seterusnya. Setiap single hampir berbeda jauh dengan single sebelumnya. Dengan begitu, fans semakin penasaran dan setia di dalamnya.

4. Biaya Besar-besaran (High Budget, High Impact)

Kira-kira berapa banyak yang mereka habiskan dalam setiap karyanya. Berjuta-juta rupiahkah? Bermilyar-milyar rupiahkah? Yang pasti tidak sedikit. Membayar tenaga ahli, menyediakan fasilitas, mencetak album, gaji personil.

Belum lagi ketika konser. Panggung yang mewah, peralatan audio visual yang canggih, konsep yang luar biasa. Tentu saja menghabiskan dana besar-besaran.

Setelah itu, hasilnya. Ribuan penonton bersedia merogoh kocek dalam-dalam, histeris ketika Super Junior mulai beraksi, bersedia mengoleksi album, souvenir , dan lain-lain.

Evaluasi dan Renungan

Sudah saatnya kita berhenti mengkritik orang lain tetapi melupakan kinerja kita sendiri. Semua orang jika ia bekerja cerdas, keras, ikhlas, tuntas pasti mendapat probabilitas keberhasilan yang sama. Jangan harap upaya kita dalam syiar Dakwah yang setengah-setengah bisa menandingi syiar maksiat Super Junior.

Pernahkah kita mengevaluasi performansi dan kualitas kita dalam menyampaikan seruan Islam. Bagaimana pakaian kita ketika khutbah. Intonasi dalam ucapan lisan, atau penggunaan kata-kata nya. Begitu juga dengan Dakwah bil qolam. Belum lagi kegiatan-kegiatan atau program-program yang kita laksanakan. Pantaskah untuk bisa menarik perhatian orang banyak.

Pernahkan kita mengevaluasi tentang kebutuhan mad'u kita? Pernahkah kita mengevaluasi tingkat inovasi kita dalam menyampaikan Islam? Seberapa besar dana kita dalam infaq fi sabilillah dalam rangka Dakwah Islam?

Bukan berarti penulis menginginkan para asatidz, atau murobbi atau kakak mentor kita untuk menjadi boyband. Bukan itu. Akan tetapi kita tingkatkan kinerja kita. Salah satunya fungsi Dakwah kan mencoba untuk mengcountergodaan syetan keduniawian dan fitnah-fitnah syahwat dan syubhatnya. Apabila syetan dengan segala kekuatan mengajak orang kepada neraka. Lalu kenapa kita hanya setengah-setengah menjauhkan orang lain dari neraka dan mengajak ke surga.

Teringat perkataan dosen dalam kuliah komunikasi pemasaran. Saat itu pak dosen menjelaskan bagaimana usaha-usaha pabrik rokok dalam mengiklankan produknya. Bermilyar-milyar bahkan bertrilyun-trilyun mereka habiskan. Dimana-mana kita liat iklan rokok. Di even musik, acara olahraga sepakbola dan olah raga lain, iklan tv yang memukau dan budget tinggi. Akan tetapi, setelah itu pihak kampus dengan gampangnya dan rendah budgetnya melarang merokok. "kayak PKI" canda pak dosen. Gak berimbang. Mana mau masyarakat meninggalkan rokok hanya dengan itu.


Syiar Islam VS Syiar Suju

Lalu mungkin ada anggapan, "yah wajar aja, Super Junior itu kan profit nya gede banget. Makanya mereka mau aja capek-capek."

Apakah kita masih meragukan ganjaran dari Allah. Surga yang mengalir air susu dan madu di dalamnya. Bidadari yang cantik jelita. Keindahan dan kenikmatan yang tidak akan tertandingi oleh kenikmatan dunia apapun itu. Apalagi hanya profit keuangan.

وَلَا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ ۖ إِنْ تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ ۖ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّهِ مَا لَا يَرْجُونَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

"Janganlah kamu berhati lemah dalam menghadapi suatu kaum. Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." (An Nisa: 104)

Wallahu a'lam.

(shoutussalam/arrahmah.com)

Senin, 19 Januari 2009

surat ar-rum

Tafsir Quran: Surat Arrum ayat 41-45
Contributed by seindah_mentari
Friday, 27 April 2007


Pada ayat 41 kita telah membahas tentang: ketika manusia melakukan penyimpangan, maka hal itu berdampak pada penyakit dise
babkan karena penyimpangan itu, dan juga bencana yang berupa adzab dari Allah swt, dan adzab Allah tidak selalu pada penyimpan
gan yang dilakukan manusia, “agar Allah timpakan kepada mereka adzab bagi sebagian saja kesalahan mereka, agar merek
a kembali”.


Penyimpangan seperti ini merupakan sunatullah yang terjadi sejak dahulu dan akan terus terjadi. Allah Swt mengingatkan kepada ta untuk belajar dari kisah-kisah yang lalu agar bencana itu tidak terulang kembali, sebagaimana firman-
Nya dalam surat Arrum ayat 42:


“Katakanlah: berjalanlah kamu di muka bumi ini dan lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang terdahulu,”

Jika Kita melihat sebagaimana diceritakan dalam al-
Qur’an bahwa kaum nabi nuh karena kedurhakaannya kepada Allah, maka Allah Swt menenggelamkan mereka. Kisah lain akni bencana yang diberikan kepadabangsa Yaman dengan dikirimkan banjir yang besar sampai menggenangi kebun mereka sehi
ngga tamannya menjadi hutan, hal tersebut karena mereka tidak mau komitmen dengan perintah Allah Swt dan tidak bersyukur kepa
da-
Nya.Kalau kita melaksanakan haji atau umrah, kita bisa melihat di sana terdapat wadi’ muhasyir (lembah yang gersang) yan
g tidak ada seorangpun yang mau tinggal di sana bahkan sampai saat ini, di tempat itulah dimana Allah Swt mengirimkan burung il yang melemparkan tanah panas kepada Abrahah yang hendak menghancurkan ka’bah.
Pada ayat 42 ini selanjutnya, Allah SWT mengajarkan agar kita untuk senantiasa belajar dari kesalahan masa lalu, sebuah syair yebutkan bahwa janganlah kita masuk kelubang yang sama dua kali. Karenanya padaayat 43-
45 dijelaskan bagaimana kita bisa terhindar dari musibah itu.

“Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang Lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak PLQ
http://layananquran.com Powered by Joomla! Generated: 20 January, 2009, 14:39
apat ditolak (kedatangannya): pada hari itu mereka terpisahpisah.
Barangsiapa yang kafir Maka Dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu; dan Barangsiapa yang beramal sale
h Maka untuk diri mereka sendirilahmereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan), Agar Allah memberi pahala kepada orangorang
yang beriman dan beramal saleh dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar.(Qs.Ar-
Rum:43-45)

Pada ayat 43 ”tegakanlah ayat yang lurus ini pada dirimu”. Ibnu Katsir menyebutkan tentang ayat ini bahwa Allah memerintahkan kita agar segera melakukan kebaikan dengan istiqomah, kalau saja terjemahannya dengan tekstual "hadapkanla
h wajahmu kepada agama ini", maka pesan yang disampaikan kurang nampak dan jelas. Imam Syaukani ketika menjelaskan ayat 3 ini, dengan hanya tuntutan melakukan kebaikan dengan bersegera, namun kita juga harus dituntut bersegera menyuruh melakuk
an ketaatan itu.
Sekiranya di lingkungan kita terdapat penyimpangan lalu kitamembiarkannya, misalnya: tetangga kita yang pecandu narkoba, yan
g mengakibatkan harta dirinya dan keluarganya habis yang digunakan untuk mendanai narkoba, ketika hartanya habis akan berda
mpak kepada tetanggayang lain. Begitu juga Allah Swt mengingatkan kita untuk segera melakukan kebaikan itu sebelum hari qiama
t tiba, baik kiamat shugra maupun kubra, yang mustahil tidak dapat ditolak setelah datangnya(azab).
Rasulullah Saw mengatakan: ”segeralah lakukan kebaikan sebelum datang
yang tujuh, dan puncaknya adalah kiamat, kemiskinan yang melupakan,
kaya yang menyimpang, atau sakit yang berkepanjangan atau usia lanjut yang berujung pada kebinasaan, atau datangnya dajjal ng bisa menyesatkan kita, atau kiamat.

Kita diingatkan Rasul Saw untuk segera berbuat kebajikan sebelum
datang masalah yang tujuh. Pada ayat ini Allah Swt menyebutkan qiamatnya, takutlah kamu terhadap hari kiamat bapak tidak meng
hiraukan anaknya, ketika kiamat itu terjadi maka manusia terkelompok-kelompok.
Ibnu katsir menyebutkan bahwa manusia itu terbagi menjadi dua golongan
pertama: ashabul jannah, dan yang kedua: ashabun nar, maka kedua golongan ini dirinci pada ayat 45 dan 46,
”Barangsiapa yang kafir Maka Dia sendirilah yang menanggung (akibat)
kekafirannya itu; dan Barangsiapa yang beramal saleh Maka untuk diri
mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan), Agar Allah memberi pahala kepada orangorang
yang beriman dan beramal saleh dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar.
Difahami bahwa barangsiapa yang kafir maka dia akan menanggung dosanya itu dan ia tidak akan masuk sorga seseorang, sebalikn
ya orangyang mempersiapkan dirinya untuk masuk surga dengan melakukan perbuatan sholeh maka ia telah mempersiapkan dirin
ya untuk itu, Allah akan memberikan balasan kepada orang yang beriman dan beramal sholeh dengankarunia-
Nya (fadhl), fadhl merupakan pemberian yang melimpah, karenanya disebut ’fadhl’ artinya berlipat ganda.




Ibnu katsir menjelaskan bahwa Allah Swt memberikan balasan dengan berlipat ganda, tatkala pengorbanan seseorang itu dibutuhk
an maka AllahSwt akan memberikan balasan yang lebih besar dan berlipat-lipat ganda.




Karena itu, perlu kita memperhatikan ketika kita hendak masuk Masjid karena korelasi ayat diatas sangat relevan, kita berdo’
a: Allahummaftahli abwaba rahmatika, namun ketika keluar kita mengucapkan Allahuma inni abwaba min fadlika.
PLQ
http://layananquran.com Powered by Joomla! Generated: 20 January, 2009, 14:39
Dengan doa masuk dan keluar Masjid difahami ketika kita masuk Masjid, kita meminta kasih sayang Allah Swt, namun ketika keluar, ita meminta rizki kepada Allah. Hal ini ditunjang pula dengan giatnya kitadalam mencari rizki dan selalu berbuat kebaikan, karenanya
, Allah akanmenambahkan kebaikan kepada kita lebih lagi 700 kali lipat pahala-
Nya,ditambah dengan keikhlasan kita hanya mencari ridho Allah Swt.